Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappeda terus melanjutkan rangkaian kegiatan Safari Inovasi Daerah Kabupaten Sambas Tahun 2024 sebagai bentuk persiapan menuju ajang Innovative Government Award (IGA) Tahun 2024 Kategori Perbatasan. Agenda ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi, mengonfirmasi, dan memverifikasi berbagai inovasi yang akan dilaporkan melalui Aplikasi Inovasi Daerah milik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai platform resmi penilaian.
Pada kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 26 Maret 2024 ini, Litbang Bappeda mengunjungi tiga organisasi perangkat daerah (OPD) strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas, yaitu Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali lebih dalam beragam bentuk inovasi yang telah dilaksanakan, baik yang telah dilaporkan pada periode 2021 hingga 2023 maupun inovasi baru yang direncanakan untuk dilaporkan pada tahun 2024.
Dalam kunjungannya ke Dinas Perhubungan, tim Litbang menggali berbagai bentuk inovasi yang berkaitan dengan pengelolaan transportasi publik, sistem layanan perizinan transportasi, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam peningkatan keselamatan lalu lintas dan efisiensi manajemen moda transportasi di wilayah kabupaten. Berbagai program dan pendekatan inovatif yang dikembangkan Dishub menjadi perhatian utama dalam proses pendokumentasian sebagai bagian dari persiapan pelaporan IGA.
Sementara itu, di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, fokus penggalian diarahkan pada inovasi di sektor pendidikan formal dan nonformal, penguatan literasi digital, serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal melalui program-program kreatif berbasis pendidikan. Litbang Bappeda mendalami bagaimana OPD ini membangun pendekatan pembelajaran yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sambas.
Di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, safari inovasi diarahkan untuk menggali berbagai terobosan yang telah dilakukan dalam sistem perencanaan, pembangunan, serta pemantauan infrastruktur dan tata ruang. Tim Litbang mengeksplorasi bagaimana OPD ini memanfaatkan teknologi dalam pelayanan publik, sistem informasi penataan ruang, serta pengawasan proyek pembangunan agar berjalan lebih transparan, cepat, dan akuntabel.
Selain menggali substansi dari masing-masing inovasi, tim Litbang juga memastikan bahwa seluruh inovasi yang akan dilaporkan telah memenuhi kriteria utama IGA, seperti kebermanfaatan, kebaruan, keberlanjutan, serta potensi replikasi oleh daerah lain. Proses konfirmasi dan pendampingan ini dilakukan secara langsung untuk memperkuat sinergi antara Bappeda dan perangkat daerah dalam menciptakan laporan inovasi yang akurat, lengkap, dan sesuai dengan standar nasional.
Kegiatan Safari Inovasi Daerah ini juga menjadi momen penting untuk membangun kesadaran bersama akan pentingnya inovasi sebagai pilar utama dalam pelayanan publik yang efisien dan responsif. Pemerintah Kabupaten Sambas terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang inovatif dan kolaboratif, guna mempercepat pencapaian tujuan pembangunan daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan sebagai wilayah perbatasan yang dinamis.
Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh OPD, Kabupaten Sambas optimis dapat menghadirkan laporan inovasi yang kompetitif dalam IGA Tahun 2024 serta memperkuat posisinya sebagai daerah yang adaptif, progresif, dan siap bersaing secara nasional dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
