SAMBAS – Pemerintah Kabupaten Sambas terus bergerak cepat dalam mengoptimalkan program nasional percepatan penurunan stunting. Langkah taktis ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting yang melibatkan seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapperida Kabupaten Sambas pada Jumat (22/5/2026) tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I, MH. Rakor strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sambas selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sambas, serta dihadiri oleh seluruh komponen Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sambas turut ambil bagian secara aktif dalam rakor tersebut. Kepala Dinas Kominfo Sambas, Riza Sunanda, ST, MT, M.Eng, yang hadir langsung dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh dari sisi penyeminasi informasi.

Menurut Riza, kehadiran Diskominfo sangat krusial dalam menyukseskan program ini melalui penguatan edukasi, informasi, dan sosialisasi yang masif kepada masyarakat luas mengenai bahaya serta pencegahan stunting.
”Kominfo harus hadir dan mengambil peran aktif karena kami adalah garda terdepan sekaligus perpanjangan tangan Bupati Sambas dalam membangun pemahaman masyarakat. Tugas kami adalah memastikan informasi mengenai pola asuh, gizi seimbang, dan program intervensi stunting ini sampai dan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat desa,” ujar Riza Sunanda di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, Riza menambahkan bahwa Diskominfo Sambas akan memaksimalkan seluruh kanal komunikasi yang dimiliki—baik media elektronik, media sosial resmi, hingga kemitraan dengan media massa—untuk menyebarluaskan konten-konten edukatif terkait stunting.
Melalui sinergi yang kuat antara seluruh OPD dan didukung oleh strategi komunikasi publik yang tepat dari Diskominfo, Pemerintah Kabupaten Sambas optimis angka stunting di Sambas berkah berkemajuan dapat ditekan secara optimal demi mewujudkan generasi Sambas yang sehat, cerdas, berkemajuan, dan berdaya saing di masa depan.
