Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan Cyber Security Week 2025 pada 24–27 November 2025 di Ruang Tengkawang, Kantor Gubernur Kalbar. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah se-Kalimantan Barat, termasuk Sandiman Terampil Diskominfo Sambas, Noval Nuralif, A.Md.
Kegiatan dibuka oleh Kabid Persandian dan Statistik Diskominfo Kalbar, Ibu Maria Wijayanti, ST., MT., mewakili Kepala Dinas Kominfo. Peserta mendapatkan sosialisasi mengenai strategi deteksi dan penanggulangan phishing, termasuk pemanfaatan AI dalam deteksi dini ancaman siber, yang disampaikan oleh Ikhwan Ruslianto, S.Kom., M.Cs. (UNTAN) dan Eko Budi Darmawan, S.I.K., M.H. (Ditreskrimsus Polda Kalbar).
Selain itu, peserta juga menerima materi Kesadaran dan Perlindungan Data Pribadi, disampaikan oleh Restia Moegiono, S.ST, serta Chandra Yulistia, SE.Ak., CISA, CSM yang membahas perlindungan data pribadi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Agenda berlanjut dengan pembahasan Tanda Tangan Elektronik dan mekanisme integrasinya bersama Egi Anggriawan, S.Tr.TP., M.T. dan Sartika S. Sianipar, A.Md. dari BSRe – BSSN. Peserta juga mendapatkan materi Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dari RM Ival Tirtakusumah, S.ST., M.H., termasuk pendalaman perbedaan SMKI berbasis ISO 27001 dan Perban BSSN No. 4/2021, serta latihan penyusunan manajemen risiko dan rencana pemulihan.
Kegiatan diakhiri dengan bimbingan teknis penyusunan kebijakan SMKI dan Risk Treatment Plan, dan ditutup secara resmi oleh Ibu Maria Wijayanti, ST., MT mewakili Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalimantan Barat.
